Menuju Mikrotik Academy

Menuju Mikrotik Academy

MikroTik merupakan salah satu produsen perangkat jaringan komputer dan komunikasi yang banyak digunakan perusahaan telekomunikasi skala internasional saat ini. Sedangkan MikroTik Academy merupakan program yang disiapkan untuk jalur pendidikan, yaitu Politeknik/ universitas/ sekolah kejuruan dan sejenisnya untuk mempelajari MikroTik.

Kelas MikroTik akan banyak menggunakan LAB-Komputer layaknya Pelatihan Sertifikasi MikroTik dan akan terdapat Ujian untuk mengukur seberapa jauh kemampuan yang di miliki siswa. Salah satu persyaratan untuk sekolah menjadi MikroTik Academy adalah salah satu (boleh lebih) guru yang mengajar mempunyai sertifikat MTCNA dan salah satu level advance (MTCRE / MTCWE / MTCTCE / MTCUME) dengan minimal perolehan nilai kedua exam tersebut 75%. Nantinya guru akan memperoleh sertifikat Academy Trainer dan wajib menyelenggarakan training dan exam/sertifikasi MTCNA bagi siswa-siswinya.

Minggu, 16-21 Januari 2017 SMKN 1 Watansoppeng bekerjasama dengan trainers Ziad Sobri mengadakan Training Networking bagi guru TIK di Sulawesi Selatan. Training yang dilaksanakan di di Hotel Surya Watansoppeng Sulawesi Selatan ini diikuti oleh 16 Guru TIK yang berasal dari beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan. Tentunya sangat disayangkan bagi sekolah yang sudah mendaftar tapi tidak mengikuti training ini. 

Ada banyak materi pelatihan yang disampaikan pada training tersebut, antara lain MikroTik MTCNA (MikroTik Certified Network Associate, 3 hari, disertai exam), dan MTCRE (MikroTik Certified Routing Engineer, 2 hari, disertai exam), 

Berbicara tentang kesan, mengikuti training Networking Guru TKJ di Watansoppeng ini salah seorang peserta bernama Muhammad Yassir dari SMKN 1 Watansoppeng mengungkapkan bahwa banyak hal positif yang didapat. "Yang paling dasar tempatnya membawa berkah, yang dari training seneng banget dapat saudara dari berbagai pulau di Indonesia," ungkap ayah yang akrab dipanggil Pak Yassir ini.

"Pengenalan MikroTik tambah mantap lah, kalau dulu berangkat ke sana itu hanya dasarnya, kalau sekarang rasa penasaran config yang digunakan perusahaan besar jadi terjawab," ungkapnya. 

Terkait dengan MikroTik Academy, SMKN 1 Watansoppeng berhasil menjadi MA setelah salah seorang tenaga pendidiknya lulus dalam exam MTCNA dan MTCRE.